MAKALAH
PRODUKTIF
Bpk,Taufik
nurwidayanto s.kom
IP
ADDRES
By;Farahdhyba puspita apriyani
SMK ISLAM NUR EL ARAFAH
2020/2021
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR .......................................................................................
i
DAFTAR
ISI......................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang .................................................................................
1
B. Tujuan penulisan
..............................................................................
1
BAB II LANDASAN TEORI
A. Pengertian Jaringan Komputer
..........................................................2
B. Jenis-Jenis jaringan
............................................................................2
BAB III PEMBAHASAN
A. Sejarah Jaringan
.................................................................................4
B. Jenis – Jensis Jaringan
Komputer .......................................................5
C. Topologi Jaringan Komputer
..............................................................6
D. Manfaat Jaringan Komputer
............................................................... 10
BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan
..........................................................................................12
B. Saran – Saran
.......................................................................................12
BAB I PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Jaringan komputer bukanlah sesuatu
yang baru saat ini. Hampir di setiap perusahaan terdapat jaringan komputer
untuk memperlancar arus informasi di dalam perusahaan tersebut. Internet yang
mulai populer saat ini adalah suatu jaringan komputer raksasa yang merupakan
jaringan komputer yang terhubung dan dapat saling berinteraksi. Hal ini dapat
terjadi karena adanya perkembangan teknologi jaringan yang sangat pesat,
sehingga dalam beberapa tahun saja jumlah pengguna jaringan komputer yang
tergabung dalam Internet berlipat ganda. Sejak memasyarakatnya Internet dan
dipasarkannya sistem operasi Windows95 oleh Microsoft, menghubungkan beberapa
komputer baik komputer pribadi (PC) maupun server dengan sebuah jaringan dari
jenis LAN (Local Area Network) sampai WAN (Wide Area Network) menjadi sebuah
hal yang biasa. Demikian pula dengan konsep “downsizing” maupun “lightsizing”
yang bertujuan menekan anggaran belanja khususnya peralatan komputer, maka
sebuah jaringan merupakan satu hal yang sangat diperlukan.
B.Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan makalah
ini adalah untuk mengetahui / memahami tentang komputer jaringan dan
pemanfaatannya dalam kehidupan seharihari. Dengan membaca tulisan ini
diharapkan kita bisa lebih memahami teknologi informasi, karena bangsa yang
maju adalah bangsa yang menguasai teknologi dan informasi. Dengan memahami
jaringan komputer maka akan sangat memudahkan kita dalam menyelesaikan sesuatu
dalam sehari.
BAB II LANDASAN TEORI
IP
Address adalah alamat yang diberikan ke jaringan
dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP
Address terdiri atas 32 bit (biary digit atau bilangan duaan) angka
biner yang dibagi dalam 4 oket (byte) terdiri dari 8 bit.
Fungsi
IP Address
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, IP address
ada agar setiap perangkat yang dapat menggunakan koneksi internet bisa
menghubungi satu sama lain. Akan tetapi, barisan angka ini juga memiliki fungsi
lainnya.
Selain dianalogikan sebagai nomor telepon, IP address
juga bisa diumpamakan sebagai nama orang dan alamat rumah. Mengapa?
Pertama, IP address juga merupakan identitas sebuah
komputer dalam jaringan internet. Dengan demikian, pemilik sebuah website dapat
mengetahui semua IP address yang mengakses situsnya. Hal tersebut juga berlaku
pada jaringan Wi-Fi publik.
Kedua, IP address berfungsi sebagai alamat pengiriman
data ke perangkat Anda. Ketika Anda mengakses sebuah situs, sebenarnya ada
proses pengunduhan data yang dikirim dari situs tersebut. Proses tersebut
dimungkinkan berkat IP address
A.Pengertian Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan
komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung. Informasi dan data
bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer
dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan
bersama sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Tiap
komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node.
Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan
node. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling
berhubungan diantara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya
misalnya CDROM, Printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling
berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan
berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau
sinar infra merah.
B. Jenis-Jenis jaringan
Ada 3 macam jenis Jaringan/
Network yaitu :
a. Local Area Network (LAN)
Jaringan Area Lokal. Sebuah LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area
yang relative kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah
perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah, dan biasanya tidak jauh dari
sekitar 1 km persegi. Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya di
jadikan sebuah file server. Yang mana digunakan untuk menyimpan perangkat lunak
(software) yang mengatur aktifitas jaringan, ataupun sebagai perangkat lunak
yang dapat digunakan oleh komputer- 3 komputer yang terhubung ke dalam network.
Komputer-komputer yang terhubung ke dalam jaringan (network) itu biasanya
disebut dengan workstation. Biasanya kemampuan workstation lebih di bawah dari
file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya selain aplikasi
untuk jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan
antara satu komputer dengan komputer lainnya.
b. Metropolitan Area Network (MAN)
Jaringan area Metropolitan Sebuah MAN, biasanya meliputi area yang lebih
besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini
jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam
lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu : jaringan Bank dimana
beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan
antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank BNI yang ada di seluruh wilayah
Padang atau Surabaya.
c. Wide Area Network (WAN)
Jaringan area Skala Besar Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang
lingkupnya biasanya sudah menggunakan sarana Satelit ataupun kabel bawah laut
sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK BNI yang ada di Indonesia ataupun yang
ada di Negara-negara lain. Menggunakan sarana WAN, Sebuah Bank yang ada di
Bandung bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Hongkong, hanya dalam
beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit dan sangat kompleks, menggunakan banyak
sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke dalam Komunikasi Global
seperti Internet. Tapi bagaimanapun juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak
berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang berbeda satu diantara yang lainnya.
4 BAB III
PEMBAHASAN
A. Sejarah Jaringan
Konsep jaringan komputer lahir pada
tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di
laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H.
Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah
perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa
proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch
Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer
dengan dengan kaidah antrian.
Ditahun 1950-an ketika jenis
komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer
mesti melayani beberapa terminal. Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses
berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka
untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada
sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer.
Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi
telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.
Memasuki tahun 1970-an, setelah
beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai
terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi
(Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan
sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang
tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses distribusi sudah
mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan
telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host
komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer
pusat
Selanjutnya ketika harga-harga
komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang,
maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai
menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System)
saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi
jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet
mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai
berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN.
B. Jenis – Jensis Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah sebuah
kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu
kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel kabel atau tanpa kabel
sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen
dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan
hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, printer atau
periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer
dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Secara umum
jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu ;
1. Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN), merupakan
jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai
beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan
komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau
pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan
saling bertukar informasi.
2. Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN),
pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya
menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor
perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat
dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang
data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.
3. Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN), jangkauannya
mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan
benua. WAN terdiri dari kumpulan mesinmesin yang bertujuan untuk menjalankan
program-program (aplikasi) pemakai.
4. Internet
Sebenarnya terdapat banyak
jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat
lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap
untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya.
Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak
kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah
mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan
yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan
jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.
5. Jaringan Tanpa Kabel
Jaringan tanpa kabel merupakan
suatu solusi terhadap komukasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang
menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan
komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka
mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin
dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan
dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang
lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.
C. Topologi Jaringan Komputer
Topologi adalah suatu cara
menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk
jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan
peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan
kelebihan dan kekurangannya sendiri.
1.Topologi bus
Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada medium
transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari suatu
sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini berbeda sekali
dengan yang terjadi pada topologi jaringan mesh atau bintang, yang pada kedua
sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau interkoneksi antar sentral
secara bersamaan. topologi jaringan bus tidak umum digunakan untuk interkoneksi
antar sentral, tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer.
Keuntungan
• Hemat kabel
• Layout kabel sederhana
• Mudah dikembangkan
Kerugian
• Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
• Kepadatan lalu lintas
• Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
• Diperlukan repeater untuk jarak jauh
2. Topologi TokenRING
Metode token-ring
(sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga
berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama.
Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap simpul dan setiap
informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya
atau bukan.
Keuntungan
• Hemat Kabel
Kerugian
• Peka kesalahan
• Pengembangan jaringan lebih kaku
3. Topologi STAR
Kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan
data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat
dinamakan stasium primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder
atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap
client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa
menunggu perintah dari server.
Keuntungan
o Paling fleksibel
o Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu
bagian jaringan
lain
o Kontrol terpusat
o Kemudahan deteksi dan isolasi
kesalahan/kerusakan
o Kemudahaan pengelolaan jaringan
Kerugian
o Boros kabel
o Perlu penanganan khusus
o Kontrol terpusat (HUB) jadi
elemen kritis
4. Topologi Peer-to-peer Network
Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah jaringan
komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10
komputer dengan 1-2 printer). Dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah
penggunaan program, data dan printer secara bersama-sama. Pemakai komputer
bernama Dona dapat memakai program yang dipasang di komputer Dino, dan mereka
berdua dapat mencetak ke printer yang sama pada saat yang bersamaan. Sistem
jaringan ini juga dapat dipakai di rumah. Pemakai komputer yang memiliki
komputer „kuno‟, misalnya AT, dan ingin memberli komputer baru, katakanlah
Pentium IV, tidak perlu membuang komputer lamanya. Ia cukup memasang netword
card di kedua komputernya kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus
digunakan untuk sistem jaringan.
5. Topologi Jaringan Cincin (Ring)
Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan
seri satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Dalam
sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi dengan
sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian kemampuan melakukan
switching ke berbagai arah sentral. Keuntungan dari topologi jaringan ini
antara lain : tingkat 11 kerumitan jaringan rendah (sederhana), juga bila ada gangguan
atau kerusakan pada suatu sentral maka aliran trafik dapat dilewatkan pada arah
lain dalam sistem.
D. Manfaat Jaringan Komputer
· Resource Sharing
Dapat menggunakan sumberdaya yang
ada secara bersamasama. Misal seorang pengguna yang berada 100 km jauhnya dari
suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut,
seolah-olah data tersebut berada didekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa
jaringan komputer mangatasi masalah jarak.
· Reliabilitas tinggi
Dengan jaringan komputer kita akan
mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternatif
persediaan. Misalnya, semua file dapat disimpan atau dicopy ke dua, tiga atu
lebih komputer yang terkoneksi kejaringan. Sehingga bila salah satu mesin
rusak, maka salinan di mesin yang lain bisa digunakan.
· Menghemat uang
Komputer berukutan kecil mempunyai
rasio harga/kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan komputer yang besar.
Komputer besar seperti mainframe memiliki kecapatan kira-kira sepuluh kali
lipat kecepatan komputer kecil/pribadi. Akan tetap, harga mainframe seribu kali
lebih mahal dari komputer pribadi. Ketidakseimbangan rasio harga/kinerja dan
kecepatan inilah membuat para perancang sistem untuk membangun sistem yang
terdiri dari komputerkomputer pribadi.
BAB IV
PENUTUP
A.Kesimpulan
Dari tulisan yang telah penulis
uraikan pada tulisan diatas dapat diambil beberapa kesimpulan,diantaranya
jaringan komputer terbagi kepada :
1. Local Area Network (LAN)
2. Metropolitan Area Network (MAN)
3. Wide Area Network (WAN)
B.Saran – Saran
Adapun saran-saran yang dapat
penulis sampaikan pada kesempatan ini adalah :
1. Teknologi jaringan komputer sangat memudahkan kita dalam berbagai
kegiatan, oleh karena itu jangan kita salah
menggunakan karena akan dapat merugikan pihak lain
2. Perbanyak kembali pengetahuan kita
tentang komputer jaringan
Bye;Farahdhyba pusspita apriyani...
makalahnya bagus, mudah2an bisa bermanfaat
ReplyDeleteKunjungi balik yaa..
https://opekmanuver.blogspot.com/
oghyy,...khamsa hampnida bpk
ReplyDelete